Nama
: Aditya Aldinasyah
Kelas
: 1TA05
NPM
: 10315171
Tugas : 8
Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan
Kemiskinan
ILMU PENGETAHUAN
Pengertian Ilmu Pengetahuan
Di
kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusn dari pengetahuan
secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan
sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum, dan akumulatif. Pengertian
pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam
pandangan dan teori
(epistemology), di antaranya pandangan Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan
pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi. Menurut Decartes
ilmu pengetahuan merupakan serba budi; oleh Bacon dan David Home diartikan
sebagai pengalaman indera dan batin; menurut Immanuel Kant pengetahuan
merupakan persatuan antara budi dan pengalaman; dan teori Phyroo mengatakan,
bahwa tidak ada kepastian dalam pengetahuan. Dari berbagai macam pandangan
tentang pengetahuan diperoleh sumber-sumber pengetahuan berupa ide, kenyataan,
kegiatan akal-budi, pengalaman, sintesis budi, atau meragukan karena tak adanya
sarana untuk mencapai pengetahuan yang pasti.
Untuk
membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori-teori
kebenaran pengetahuan. Teori pertama bertitik tolak adanya hubungan dalil,
dimana pengetahuan dianggap benar apabila dalil (proposisi) itu mempunyai
hubungan dengan dalil (proposisi) yang terdahulu. Kedua, pengetahuan itu benar
apabila ada kesesuaian dengan kenyataan. Teori ketiga menyatakan, bahwa
pengetahuan itu benar apabila mempunyai konsekuensi praktis dalam diri yang
mempunyai pengetahuan.
Banyaknya
teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu
definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuwan sendiri sudah ada keragaman
pendapat, hanya akan terperangkap dalam tautologis (pengulangan tanpa membuat
kejelasan) dan pleonasme atau mubazir saja.
Sikap Bersifat Ilmiah:
·
Tidak
ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah
yang
objektif.
·
Selektif,
artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung
oleh fakta
atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis
yang ada.
·
Kepercayaan
yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap alat indera
dan
budi
yang digunakan untuk mencapai ilmu.
·
Merasa
pasti bahwa setiap pendapat, teori, maupun aksioma terdahulu telah mencapai
kepastian,
namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.
TEKNOLOGI
Pengertian Teknologi
“Secara
konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas
juga meliputi teknologi social, terutama teknologi social pembanguan (the
social technology of development) sehingga teknologi itu adalah metode
sitematis untuk mencapai setiap tujuan insani.” (Eugene Staley, 1970).
Ciri-Ciri Fenomena Teknik
pada Masyarakat:
·
Rasionalitas,
artinya tindakan spontak oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan
dengan
perhitungan rasional.
·
Artifisialitas,
artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.
·
Otomatisme,
artinya dalm hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis.
Demikian
pula dengan teknik mampu mengelimkinasikan kegiatan
non-teknis menjadi kegiatan teknis.
·
Teknis
berkembang pada suatu kebudayaan.
·
Monism,
artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
·
Universalisme,
artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat
menguasai kebudayaan.
·
Otonomi,
artinya yeknik berkembang menurut prinsip-prosnsip sendiri.
Ciri-Ciri Teknologi Barat:
·
Serba
intensif dalam segala hal, seperti modal, organisasi, tenaga kerja, dll,
sehingga lebih akrab
dengan kaum elit darIpada dengan buruh itu sendiri.
·
Dalam
structural social, teknologi barat bersifat melestarikan sifat kebergantungan.
·
Kosmologi
atau pandangan teknologi barat adalah menganggap dirinya sebagai pusat yang
lain feriferi,
waktu berkaitan dengan kemajuan secara linier, memahami
realitas secara terpisah dan berpandangan
manusia sebagai tuan atau mengambil jarak dengan alam.
ILMU
PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN NILAI
Pengertian Ilmu
Pengetahuan, Teknologi dan Nilai
Ilmu Pengetahuan adalah
suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistimatik, logik dan
konsisten. Hasilnya dari ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan
yang transparan dan objektif. Ilmu pengetahuan mempunyai spektrum analisis
amat luas, mencakup persoalan yang sifatnya supermakro, makro dan mikro. Hal
ini jelas terlihat, misalnya pada ilmu-ilmu: fisika, kimia, kedokteran,
pertanian, rekayasa, bioteknologi, dan sebagainya.
Teknologi atau pertukangan
memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan
aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia
menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai dikenal
sebelum sains dan teknik.
Nilai adalah sesuatu yang
berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna
bagi manusia.
bagi manusia.
KEMISKINAN
Pengertian Kemiskinan
Kemiskinan lazimnya
dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang
pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak
cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian,
tempat berteduh, dll. (Emil Salim, 1982).
Ciri-Ciri Manusia yang
Hidup di Bawah Garis Kemiskinan:
·
Tidak
memiliki factor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan, dsb.
·
Tidak
memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri,
seperti untuk
memeperoleh tanah garapan atau modal usaha.
·
Tingkat
pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat sekolah dasar karena harus
membantu orang
tua mencari tambahan penghasilan.
·
Kebanyakan
tinggal di desa sebagai pekerja bebas (self employed), berusaha apa saja.
·
Banyak
yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan.
Fungsi Kemiskinan
·
Fungsi
ekonomi: penyediaan tenaga untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana social,
membuka
lapangan kerja baru dan memanfaatkan barang bekas
(masyarakat pemulung).
·
Fungsi
social: menimbulkan altruism (kebaikan spontan) dan perasaan, sumber imajinasi
kesulitan
hidup bagi si kaya, sebagai ukuran kemajuan bagi kelas
lain dan merangsang munculnya badan amal.
·
Fungsi
kultural: sumber ispirasi kebijaksanaan teknorat dan sumber inspirasi sastrawan
dan
memperkaya budaya saling mengayomi antar sesama manusia.
·
Fungsi
politik: berfungsi sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk
musuh bersaing
bagi kelompok lain.
Sumber :
http://widiyaanggreany.blogspot.com/2013/12/bab-ix-isd-ilmu-pengetahuan-teknologi_26.html
https://gammamonoarfa.wordpress.com/2014/01/22/tugas-isd-bab-ix/
http://trixiekrist.blogspot.com/2012/12/rangkuman-isd-bab-ix.html
No comments:
Post a Comment